Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Pemko Batam
Batam - Kasus penggrebekan tiga kapal di pelabuhan Tanjung Sengkuang Batu Ampar milik Haji Sage yang memuat barang sembako tujuan Tanjung Balai Karimun oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0136 bersama Pom 1/6 Batam (24/11/2025) Pukul 23.00 WIB menuai kontroversi.
Dalam penggrebekan tersebut tiga Kapal yakni KM Permata Pembangunan, KM Sampurna 03 dan KM Rezki Dilaut dan 3 unit mobil truk serta 7 anak buah kapal (ABK) turut diamankan. Muatan yang diduga tanpa dokumen resmi tersebut berupa, beras seberat 40,4 ton, Gula pasir 4,5 ton, minyak goreng 2,04 ton, tepung terigu 600 kg, susu 900 liter, Parfum 240 pcs, mie impor 360 pcs dan Frozen Food 30 dus.
Dandim 0136 Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra bersama Dandenpom 1/6 Batam Letkol CPM Della Guslapa yang terjun langsung dalam mengamankan barang selundupan itu.
Baca Juga:"Kami mengamankan kapal dan isi muatan karena tidak dilengkapi dokumen resmi. Untuk saat ini kami amankan dulu, besok akan berkoordinasi dengan Bea Cukai, " sebut Dandim 0136 kepada media, Senin (24/11/2025).
Usai aksi penggrebekan yang menggemparkan publik itu, pihak dari pengelolah pelabuhan membuat sanggahan atas kejadian tersebut.
AS yang merupakan pengawas salah satu pelabuhan tersebut membantah tidak ada aktivitas yang berbau ilegal di pelabuhan itu.
Menurutnya, bahwa semua data, baik kapal dan manifest barang yang hendak dibawa ke Tanjung Balai Karimun itu semua dengan data yang ada dan itu barang kebutuhan sembako untuk program makan bergizi gratis (MBG), dan merupakan rekom dari Bupati.
"Terkait semua barang, itu berdasarkan rekom dari Bupati untuk mendukung berkurangnya sembako di Kabupaten Tanjung Balai Karimun, kemudian itu juga untuk kebutuhan makan bergizi gratis disana, dan itu ada tertuang di dalam rekom dari Bupati," ujar AS dikutip dari Batamreport.com.
Kemudian AS juga menuturkan, bahwa barang-barang yang dimuat dalam kapal tersebut adalah resmi dan pemberitaan dari media hampir seluruhnya tidak benar.
"Sebagai pengawas pelabuhan, saya menegaskan bahwa apa yang naik sekarang di berita itu hampir seluruhnya tidak benar," tegas AS.
Menanggapi kasus penggrebekan yang terjadi di pelabuhan Tanjung Sengkuang milik Haji Sage ini, publik pun bingung siapa yang benar?
Hingga berita ini tayang, media ini akan mencoba mengkonfirmasi Bupati Tanjung Balai Karimun, Iskandarsyah atas pernyataan AS, bahwa barang tangkapan Kodim 0136 dan Denpom 1/6 Batam adalah rekom Bupati untuk kebutuhan sembako disana.(**)
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Pemko Batam
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Jelang Muscab PKB, Tokoh Masyarakat Indonesia Timur, Moody Hendrik Sosok Penting Nahkodai PKB Kota Batam Kedepan
Politik
PUB & KTV Deluxe di Winsord Nagoya Diduga Selenggarakan Judi Jenis Pimpong
Hukrim
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Pemko Batam
Polda Kepri Terima Hibah Mobil Listrik Dari PT PLN Batam
TNI-POLRI
HUT ke19, DPC HANURA Kota Batam Arah Perjuangan Indonesia Sejahtera, Daerah Berdaya
Politik
Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan
Ragam
Diinisiasi IKSB, Amsakar Lepas Tujuh Truk Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumatera Barat
Pemko Batam
Perayaan HUT keII Rumpun Melanesia Bersatu, Moody Tekankan Persatuan dan Etika Warga Indonesia Timur
Ragam