Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Batam - Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, merespons sejumlah masukan masyarakat yang disampaikan di acara silaturahmi sekaligus penyerahan insentif bagi ketua RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat.
Seperti yang berlangsung pada Minggu (13/7/2025). Satu hari penuh, Amsakar menghadiri dan bertemu langsung dengan masyarakat di sembilan kecamatan.
Dalam pertemuan tersebut, mencuat pertanyaan dari masyarakat seperti persoalan drainase, sampah, hingga munculnya pedagang di tepi Jalan Yos Sudarso.
Terkait masalah sampah, Amsakar menegaskan instruksinya kepada camat dan lurah agar menata dan menyelesaikan persoalan sampah di wilayah masing-masing.
"Jangan ada tumpukan sampah di tepi jalan, malu kita dilihat wisatawan," ujarnya tegas.
Amsakar juga mengajak seluruh ketua RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung 15 program prioritas pembangunan Kota Batam, yang tujuh di antaranya langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Jaga kekompakan dan persatuan demi kemajuan Kota Batam," ajaknya.
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Jelang Muscab PKB, Tokoh Masyarakat Indonesia Timur, Moody Hendrik Sosok Penting Nahkodai PKB Kota Batam Kedepan
Politik
PUB & KTV Deluxe di Winsord Nagoya Diduga Selenggarakan Judi Jenis Pimpong
Hukrim
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Pemko Batam
Polda Kepri Terima Hibah Mobil Listrik Dari PT PLN Batam
TNI-POLRI
HUT ke19, DPC HANURA Kota Batam Arah Perjuangan Indonesia Sejahtera, Daerah Berdaya
Politik
Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan
Ragam
Diinisiasi IKSB, Amsakar Lepas Tujuh Truk Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumatera Barat
Pemko Batam
Perayaan HUT keII Rumpun Melanesia Bersatu, Moody Tekankan Persatuan dan Etika Warga Indonesia Timur
Ragam
Tuduhan Limbah "Beracun" dan Nasib Ribuan Pekerja Tanpa Kepastian
Hukrim