Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Batam - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 4–5 Agustus 2025. Aksi direncanakan berlangsung di dua lokasi, yakni Graha Kepri dan kawasan PT McDermott Indonesia, Batu Ampar, Kota Batam, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.
Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Polresta Barelang, massa aksi diperkirakan berjumlah lebih dari 300 orang. Mereka juga akan membawa sejumlah alat peraga, termasuk mobil pickup, sistem suara (sound system), toa, bendera, hingga ban bekas sebagai simbol protes.
Koordinator Umum aksi, Rizki Firmanda, menyebutkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap nasib puluhan pekerja jasa keamanan yang diduga belum menerima kompensasi kerja selama dua tahun dari PT McDermott Indonesia. Pihaknya menuntut agar hak-hak para pekerja segera dipenuhi sesuai amanat peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Cipta Kerja Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021.
Baca Juga:Aliansi juga menyoroti penggunaan kontrak kerja berbahasa asing yang disebut tanpa terjemahan dalam Bahasa Indonesia. Mereka menilai hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019.
Selain itu, mereka mempertanyakan lemahnya pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Batam terhadap persoalan ini. Dalam pandangan mereka, Disnaker dinilai lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya dalam memastikan perlindungan bagi pekerja outsourcing.
Aliansi juga menyerukan agar Satgas PHK Republik Indonesia bersama Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional turut mengawal penyelesaian tunggakan pembayaran kompensasi terhadap 60 pekerja keamanan di PT McDermott Indonesia.
Rangkaian aksi akan dikoordinasikan langsung oleh para koordinator lapangan yang tersebar dari berbagai unsur pemuda dan mahasiswa di Kepulauan Riau. Mereka menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk desakan moral agar keadilan dan perlindungan hukum bagi para buruh dapat ditegakkan secara nyata di wilayah perbatasan seperti Batam.(JNK)
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Jelang Muscab PKB, Tokoh Masyarakat Indonesia Timur, Moody Hendrik Sosok Penting Nahkodai PKB Kota Batam Kedepan
Politik
PUB & KTV Deluxe di Winsord Nagoya Diduga Selenggarakan Judi Jenis Pimpong
Hukrim
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Pemko Batam
Polda Kepri Terima Hibah Mobil Listrik Dari PT PLN Batam
TNI-POLRI
HUT ke19, DPC HANURA Kota Batam Arah Perjuangan Indonesia Sejahtera, Daerah Berdaya
Politik
Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan
Ragam
Diinisiasi IKSB, Amsakar Lepas Tujuh Truk Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumatera Barat
Pemko Batam
Perayaan HUT keII Rumpun Melanesia Bersatu, Moody Tekankan Persatuan dan Etika Warga Indonesia Timur
Ragam
Tuduhan Limbah "Beracun" dan Nasib Ribuan Pekerja Tanpa Kepastian
Hukrim