Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Kepri - Rencana aksi unjuk rasa lanjutan bertajuk Demo Pati Jilid II yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025, resmi dibatalkan oleh Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu.
Kepastian pembatalan tersebut disampaikan langsung oleh Ahmad Husein, koordinator aliansi, pada Selasa (19/8/2025).
Demo yang semula akan menekan DPRD Kabupaten Pati agar segera menuntaskan pembahasan Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, urung dilakukan.
Baca Juga:Menurut Husein, alasan utama pembatalan aksi adalah karena gerakan massa dinilainya telah bergeser dari tujuan awal.
"Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu menyatakan demo tanggal 25 (Agustus) batal. Saya sudah enggak berkecimpung di situ lagi. Tadi masyarakat sudah tak kasih tahu kalau tanggal 25 batal," ujar Husein kepada awak media.
Husein menjelaskan, tuntutan awal gerakan adalah penolakan terhadap kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang mencapai hingga 250 persen.
Namun, dalam perkembangan terakhir, ia menilai pergerakan massa telah melenceng dan sarat kepentingan politik tertentu.
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Jelang Muscab PKB, Tokoh Masyarakat Indonesia Timur, Moody Hendrik Sosok Penting Nahkodai PKB Kota Batam Kedepan
Politik
PUB & KTV Deluxe di Winsord Nagoya Diduga Selenggarakan Judi Jenis Pimpong
Hukrim
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Pemko Batam
Polda Kepri Terima Hibah Mobil Listrik Dari PT PLN Batam
TNI-POLRI
HUT ke19, DPC HANURA Kota Batam Arah Perjuangan Indonesia Sejahtera, Daerah Berdaya
Politik
Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan
Ragam
Diinisiasi IKSB, Amsakar Lepas Tujuh Truk Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumatera Barat
Pemko Batam
Perayaan HUT keII Rumpun Melanesia Bersatu, Moody Tekankan Persatuan dan Etika Warga Indonesia Timur
Ragam
Tuduhan Limbah "Beracun" dan Nasib Ribuan Pekerja Tanpa Kepastian
Hukrim