Kamis, 26 Februari 2026 WIB

Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan

Leo - Kamis, 18 Desember 2025 19:12 WIB
Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan
Pendiri Rumpun Melanesia Bersatu, Moody Arnold Timisela memberikan kata sambutannya di HUT ke-RMB di King Business Center, Batam, Selasa(16/12/2025)

Batam - Pendiri Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Moody Arnold Timisela mengutuk keras aksi pengeroyokan brutal oleh 6 oknum polisi yang terjadi di Kalibata, Jakarta Selatan (Kamis/11/12/2025) yang mengakibatkan 2 orang Debt collector (Martel) tewas mengenaskan.

Pernyataan itu dituangkannya di acara perayaan ulang tahun ke II Rumpun Melanesia Bersatu, Moody sangat menyayangkan kejadian tragis yang menimpa 2 korban yakni MET (41) dan NAT (32) asal Indonesia Timur tersebut.

"Kepada adik-adik kita yang ada dilapangan, sebagaimana kita ketahui beberapa waktu terakhir telah terjadi peristiwa brutal yang menimpa terhadap 2 saudara kita dan saya sangat menyayangkan kejadian itu" kata Moody dengan lantang dalam sambutannya, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga:
Moody juga mengungkapkan bahwa sejak zaman Belanda datang ke bumi Indonesia, pekerjaan penagih utang sudah ada dan selama Republik ini masih ada pekerjaan itu tidak akan pernah hilang, ini perlu dicatat.

"Sejak zaman Belanda datang dibumi Indonesia ini, pekerjaan penagih utang itu sudah ada dan selama Republik ini masih ada pekerjaan ini tidak akan pernah hilang ini perlu dicatat," tambah Moody.

Tokoh berpengaruh asal Indonesia Timur itu juga berharap kepada Kapolri dan jajarannya agar transparan dalam menjalankan proses hukum untuk para pelaku, kemudian persoalan seperti ini tidak boleh terulang lagi di wilayah Negara Kesatuan Republik ini.

"Kami berharap dan percaya kepada Kapolri dan jajarannya agar transparan dalam menegakkan proses hukum, persoalan seperti ini tidak boleh terulang lagi di negara ini," tegas Moody.

Editor
: Leo
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru