Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
4. Kedokteran Forensik
RS Bhayangkara Batam juga menyediakan Medical Check Up, pembuatan Surat Keterangan Dokter, serta pemeriksaan narkoba yang sah secara hukum.
Kerja sama dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan jaminan kesehatan lainnya memudahkan masyarakat dalam proses klaim.
Program Ambulans Hebat siap 24 jam, dilengkapi peralatan medis darurat dan tenaga medis terlatih untuk pertolongan pertama sebelum tiba di rumah sakit.
Kabiddokkes Polda Kepri Kombes Pol. drg. Muhammad Zakir, S.H., M.H., melalui Karumkit AKP Dr. dr. Leonardo, Sp.F.M., M.H., menyampaikan bahwa RS Bhayangkara Batam memberikan layanan terpadu yang cepat, akurat, dan berkualitas bagi masyarakat.
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberadaan RS Bhayangkara Batam adalah wujud nyata pengabdian Polri untuk memastikan warga Kepri mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dan terjangkau," ungkap Asep Safrudin.
RS Bhayangkara Batam – Melayani Sepenuh Hati, 24 Jam Sehari. (JNK)
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Jelang Muscab PKB, Tokoh Masyarakat Indonesia Timur, Moody Hendrik Sosok Penting Nahkodai PKB Kota Batam Kedepan
Politik
PUB & KTV Deluxe di Winsord Nagoya Diduga Selenggarakan Judi Jenis Pimpong
Hukrim
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Pemko Batam
Polda Kepri Terima Hibah Mobil Listrik Dari PT PLN Batam
TNI-POLRI
HUT ke19, DPC HANURA Kota Batam Arah Perjuangan Indonesia Sejahtera, Daerah Berdaya
Politik
Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan
Ragam
Diinisiasi IKSB, Amsakar Lepas Tujuh Truk Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumatera Barat
Pemko Batam
Perayaan HUT keII Rumpun Melanesia Bersatu, Moody Tekankan Persatuan dan Etika Warga Indonesia Timur
Ragam
Tuduhan Limbah "Beracun" dan Nasib Ribuan Pekerja Tanpa Kepastian
Hukrim