DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkot Kembali Raih Opini WTP ke-14
DPRD Kota Batam menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Wali Kota Batam atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda
Politik
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Amsakar menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi oleh BMKG beberapa hari ke depan menjadi salah satu alasan utama dilakukannya pemeriksaan lapangan secara langsung.
Baca Juga:
"BMKG menyampaikan bahwa cuaca di Batam dalam beberapa hari ke depan cukup ekstrem. Oleh karena itu, hari ini kami turun langsung untuk memastikan penanganannya berjalan dengan baik," ujar Amsakar.
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah turun ke lokasi sekitar satu minggu yang lalu dan telah memerintahkan untuk segera dilakukan pembenahan, khususnya terkait jalan retak dan bergelombang.
"Kami juga membahas secara detail kenapa tanah di kawasan ini mengalami peningkatan ketinggian. Tim teknis kita sudah menelaah kondisi di lapangan dan menyampaikan bahwa tekanan tanah dari atas, akibat curah hujan tinggi, telah menyebabkan bagian bawah tanah menjadi bergelombang," jelasnya.
Ia mencontohkan, beban tanah yang sebelumnya hanya sekitar 10 ton, bisa meningkat hingga 15 ton akibat jenuh air karena hujan, yang tentunya memberi tekanan berlebih pada lapisan bawah.
Untuk mencegah dampak yang lebih luas, Pemerintah Kota Batam memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas cut and fill di lokasi tersebut. Fokus utama saat ini adalah pada upaya pembenahan dan perataan tanah di bagian bawah.
"Saya sudah minta manajemen hotel untuk melakukan perbaikan. Kalau ada pekerjaan di bawah, itu bukan lagi cut and fill, tapi pekerjaan untuk memperkuat dan menstabilkan struktur tanah," katanya.
Pemko Batam dan BP Batam juga telah menurunkan tim teknis untuk memantau titik-titik tekanan tanah yang berpotensi menyebabkan pergeseran. Selain itu, Wali Kota menginformasikan bahwa telah berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan pihak kementerian akan mengirimkan tim kajian teknis minggu depan.
"InsyaAllah minggu depan dari Kementerian PU akan datang langsung untuk melakukan kajian menyeluruh atas kondisi di lapangan. Ini penting agar kita bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat sebelum aktivitas ini menimbulkan dampak lebih besar," tegasnya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Batam berharap agar keselamatan warga tetap terjaga, serta setiap pembangunan di wilayah tersebut tetap memperhatikan aspek teknis dan keselamatan lingkungan.(**)
DPRD Kota Batam menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Wali Kota Batam atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda
Politik
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke54 kepada Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, da
Politik
Investasi pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) Data Center senilai USD 5 miliar mulai menunjukkan realisa
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 Tingkat Kota Batam yang digelar
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri majelis syukuran ulang tahun ke50 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, I Wayan Wiradarma, yang digel
Politik
DPRD Kota Batam resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau (LAMKR) Kota Batam menjad
Politik
Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Karimun yang berlangsung di Gedung Catur Prasetya
TNI-POLRI
AmsakarLi Claudia Hadiri Halalbihalal Polda Kepri, Ajak Driver Online dan Buruh Jaga Stabilitas Batam
Pemko Batam
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Pemko Batam