Baharkam Polri Supervisi Polres Karimun, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik
Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Karimun yang berlangsung di Gedung Catur Prasetya
TNI-POLRI
"Batam sudah masuk fase darurat K3. Pemerintah gagal hadir di tengah buruh. Bagaimana mungkin industri sebesar ini terus beroperasi dengan korban berjatuhan tanpa tindakan tegas?" ujarnya dengan nada keras.
Menurut Jhonson, setiap kecelakaan kerja bukan takdir, melainkan kelalaian sistemik yang dibiarkan oleh negara.
"Kita tidak boleh menormalisasi kematian di tempat kerja. Kalau perusahaan tidak mampu menjamin keselamatan dasar, maka mereka tidak layak beroperasi," tegasnya.
Ia juga mengkritik keras lemahnya pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Balai Pengawasan Ketenagakerjaan yang dinilainya hanya bekerja setelah korban berjatuhan.
"Pemerintah tidak boleh hanya menunggu laporan. Mereka harus proaktif. Tapi yang terjadi, mereka diam. Ini kegagalan moral dan administratif," ujarnya tajam.
Dalam pernyataan kerasnya, Jhonson memperingatkan agar pemerintah tidak terus berlindung di balik dalih investasi asing.
Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Karimun yang berlangsung di Gedung Catur Prasetya
TNI-POLRI
AmsakarLi Claudia Hadiri Halalbihalal Polda Kepri, Ajak Driver Online dan Buruh Jaga Stabilitas Batam
Pemko Batam
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Pemko Batam
Sekda Batam Tantang 800 Calon Wisudawan UT Jadi Motor Indonesia Emas 2045
Pemko Batam
Jelang Muscab PKB, Tokoh Masyarakat Indonesia Timur, Moody Hendrik Sosok Penting Nahkodai PKB Kota Batam Kedepan
Politik
PUB & KTV Deluxe di Winsord Nagoya Diduga Selenggarakan Judi Jenis Pimpong
Hukrim
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Pemko Batam
Polda Kepri Terima Hibah Mobil Listrik Dari PT PLN Batam
TNI-POLRI
HUT ke19, DPC HANURA Kota Batam Arah Perjuangan Indonesia Sejahtera, Daerah Berdaya
Politik
Pendiri RMB, Moody Arnold Timisela Mengutuk Keras Aksi Pengeroyokan Brutal 2 Orang DC di Kalibata Jakarta selatan
Ragam