DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkot Kembali Raih Opini WTP ke-14
DPRD Kota Batam menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Wali Kota Batam atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda
Politik
BATAM -Komisi I DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Jaya Electrical Energy (JEE), Jumat (28/11/2025). Sidak tersebut digelar untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait keberadaan tenaga kerja asing (TKA) yang diduga bekerja tanpa dokumen resmi. Kegiatan ini dipimpin Sekretaris Komisi I DPRD Batam, Anwar Anas, bersama sejumlah anggota komisi, yakni Dr. Muhammad Mustofa, Muhammad Fadhli, S.E., Tumbur Hutasoit, S.H., Jimmi Siburian, S.H., dan Jimmi Simatupang, S.T.
Namun, upaya para legislator memasuki lokasi perusahaan tidak membuahkan hasil. Rombongan Komisi I dihadang petugas keamanan yang menutup pagar utama dan tidak mengizinkan mereka masuk. Berbagai upaya komunikasi yang dilakukan di depan gerbang juga tidak berhasil, sebab pihak manajemen menolak menerima kunjungan tersebut.
Anwar Anas menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap manajemen PT JEE yang dinilai tidak kooperatif. Menurutnya, sidak merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD yang dilaksanakan berdasarkan ketentuan perundang-undangan.
Baca Juga:"Kami bekerja sesuai peraturan perundang-undangan. Yang namanya sidak, tidak perlu kita memberi tahu terlebih dahulu. Namanya juga inspeksi mendadak," tegas Anwar.
Ia menambahkan bahwa penolakan tersebut tidak hanya mencederai prinsip keterbukaan perusahaan, tetapi juga memperkuat dugaan adanya pelanggaran ketenagakerjaan, khususnya terkait penggunaan TKA ilegal. Menurut Anwar, tindakan perusahaan itu justru memunculkan pertanyaan besar mengenai apa yang ingin ditutupi oleh manajemen.
"Sikap tertutup seperti ini membuat dugaan adanya praktik penggunaan TKA tanpa izin semakin kuat," ujarnya.
Komisi I berencana segera memanggil manajemen PT JEE untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Dalam forum tersebut, DPRD akan menghadirkan instansi terkait, seperti Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja, guna meminta klarifikasi mengenai status seluruh TKA yang bekerja di perusahaan tersebut.
"Kami akan segera memanggil manajemen untuk RDPU dan menghadirkan instansi terkait agar persoalan ini menjadi jelas," tambah Anwar.
Sidak yang berujung kegagalan ini menjadi awal dari rangkaian tindakan pengawasan lanjutan. DPRD menegaskan akan terus mengusut dugaan pelanggaran hingga memastikan seluruh aktivitas perusahaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
DPRD Kota Batam menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Wali Kota Batam atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda
Politik
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke54 kepada Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, da
Politik
Investasi pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) Data Center senilai USD 5 miliar mulai menunjukkan realisa
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 Tingkat Kota Batam yang digelar
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri majelis syukuran ulang tahun ke50 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, I Wayan Wiradarma, yang digel
Politik
DPRD Kota Batam resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau (LAMKR) Kota Batam menjad
Politik
Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Karimun yang berlangsung di Gedung Catur Prasetya
TNI-POLRI
AmsakarLi Claudia Hadiri Halalbihalal Polda Kepri, Ajak Driver Online dan Buruh Jaga Stabilitas Batam
Pemko Batam
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Pemko Batam