DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkot Kembali Raih Opini WTP ke-14
DPRD Kota Batam menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Wali Kota Batam atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda
Politik
BATAM -Komisi I DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait perizinan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) di ruang rapat Komisi I, Jumat (5/12/2025). Rapat dipimpin oleh anggota Komisi I, Rival Pribadi, S.H., didampingi Sekretaris Komisi I, Anwar Anas. Hadir pula anggota Komisi I lainnya, yakni Dr. Muhammad Mustofa, dan Hendrik, S.H., serta anggota Komisi II DPRD Batam, Kamaruddin, S.E.
RDPU tersebut menghadirkan jajaran manajemen PT Jaya Electrical Energy (JEE) serta perwakilan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, UPT Pengawasan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepulauan Riau, DPM-PTSP, Satpol PP, Camat Sagulung, dan Lurah Sungai Pelunggut.
Dalam rapat, sejumlah anggota dewan menyampaikan kekecewaan terhadap sikap manajemen PT JEE yang beberapa hari sebelumnya menolak kehadiran anggota DPRD saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi perusahaan. Rival Pribadi menegaskan bahwa Komisi I telah menerima laporan dugaan penggunaan tenaga kerja asing (TKA) tanpa dokumen resmi oleh perusahaan tersebut.
Baca Juga:"Kami sudah mendapatkan laporan bahwa perusahaan ini mempekerjakan TKA tanpa dokumen izin resmi. Ini bukan saja melanggar undang-undang keimigrasian, tetapi juga undang-undang ketenagakerjaan karena informasi yang kami terima, mereka bekerja pada posisi yang seharusnya diisi tenaga kerja lokal," tegas Rival.
Sikap manajemen yang memerintahkan petugas keamanan untuk menahan anggota DPRD saat sidak, menurut Rival, sangat tidak etis dan justru memperkuat dugaan adanya pelanggaran lain dalam pengoperasian perusahaan. Nada serupa disampaikan Anwar Anas dan Dr. Muhammad Mustofa yang meminta PT JEE untuk lebih terbuka terkait keberadaan TKA di perusahaan itu.
Komisi I turut meminta klarifikasi dari Imigrasi dan Disnaker mengenai data ketenagakerjaan perusahaan. Pihak Imigrasi mengungkapkan adanya perbedaan antara data TKA yang dilaporkan PT JEE dan data yang tercatat di Imigrasi.
Sementara itu, perwakilan manajemen PT JEE bersikukuh bahwa keberadaan TKA di perusahaan tersebut telah sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, Komisi I mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi bahwa beberapa tenaga kerja asal Republik Rakyat Cina (RRC) bekerja hanya dengan visa wisata.
"Kami dapat informasi bahwa TKA ini masuk dengan visa wisata dan bekerja bukan sebagai tenaga ahli, tetapi menarik kabel, pekerjaan yang jelas bisa dilakukan tenaga kerja lokal," ungkap Anwar Anas.
Menutup RDPU, Rival Pribadi menegaskan bahwa Komisi I akan kembali melakukan sidak bersama instansi terkait untuk mengecek langsung kebenaran informasi tersebut serta memastikan kesesuaian operasional perusahaan dengan aturan yang berlaku.
"Kami akan turun kembali bersama instansi terkait untuk melihat secara langsung dan memastikan semua berjalan sesuai ketentuan," tegasnya.
DPRD Kota Batam menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Wali Kota Batam atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda
Politik
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke54 kepada Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, da
Politik
Investasi pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) Data Center senilai USD 5 miliar mulai menunjukkan realisa
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 Tingkat Kota Batam yang digelar
Politik
Pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri majelis syukuran ulang tahun ke50 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, I Wayan Wiradarma, yang digel
Politik
DPRD Kota Batam resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau (LAMKR) Kota Batam menjad
Politik
Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Karimun yang berlangsung di Gedung Catur Prasetya
TNI-POLRI
AmsakarLi Claudia Hadiri Halalbihalal Polda Kepri, Ajak Driver Online dan Buruh Jaga Stabilitas Batam
Pemko Batam
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Pemko Batam